Sidoarjo (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Minggu 9 November 2025 akan didominasi oleh kondisi berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan disertai petir hampir sepanjang hari.
Menurut prakiraan BMKG, pagi hingga dini hari cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur diperkirakan berawan tebal dan berpotensi hujan petir. Kondisi ini berpotensi terjadi merata di wilayah utara maupun selatan provinsi.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 13 hingga 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 58 hingga 100 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 28 kilometer per jam.
Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kondisi atmosfer saat ini masih cukup labil, sehingga potensi pembentukan awan cumulonimbus yang memicu hujan petir masih tinggi. Kami mengimbau warga agar berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hingga malam hari,” ujarnya.
Wawan (panggilan akrab, red) juga mengingatkan masyarakat di daerah rawan bencana seperti lereng gunung, bantaran sungai, dan pesisir agar mengantisipasi potensi longsor maupun banjir genangan akibat hujan intensitas tinggi.
“Pantauan kami, wilayah-wilayah seperti Mojokerto, Malang, Batu, Kediri, hingga Ponorogo masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi. Warga diminta segera melapor ke petugas BPBD jika terjadi genangan atau tanah longsor,” tambahnya.
BMKG dan BPBD Jawa Timur terus melakukan pemantauan cuaca dan potensi bencana secara real time. Informasi terbaru dapat diakses melalui kanal resmi Info BMKG, BPBD Jatim, serta media sosial pemerintah daerah masing-masing. [Red]






