JAWA TIMUR (Awalan.id) – Jawa Timur diprakirakan mengalami cuaca ekstrem pada Minggu, 8 Februari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi kondisi berawan tebal yang berpotensi disertai hujan petir hampir sepanjang hari di sejumlah wilayah.
Pada pagi hingga siang dan sore hari, cuaca di Jawa Timur diprakirakan berawan tebal dengan peluang hujan petir. Kondisi serupa masih berlanjut pada malam hari. Sementara pada dini hari, cuaca diprakirakan tetap berawan tebal dengan potensi hujan ringan.
BMKG Juanda mencatat suhu udara berkisar antara 14 hingga 36 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 60 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 40 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
“Dengan potensi hujan petir yang terjadi hampir sepanjang hari, masyarakat perlu waspada terhadap kemungkinan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah rawan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan petir serta memastikan saluran air di lingkungan sekitar tetap lancar guna meminimalisir genangan.
“BPBD Jawa Timur terus berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan cuaca. Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat atau bencana,” pungkasnya. [Red]






