Jawa Timur (Awalan.id) – Warga di sejumlah wilayah Jawa Timur diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Sabtu, 3 Januari 2026). Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, hujan disertai petir berpeluang terjadi hampir sepanjang hari.
BMKG Juanda memprakirakan, pada pagi hari kondisi cuaca di Jawa Timur cenderung berawan dengan peluang hujan petir. Memasuki siang hingga sore hari, awan tebal diprediksi semakin dominan dan berpotensi memicu hujan petir dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
Pada malam hari, cuaca masih diprakirakan berawan dengan peluang hujan petir. Sementara itu, pada dini hari, awan tebal masih menyelimuti sebagian besar wilayah Jawa Timur dengan potensi hujan ringan. Suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 12 hingga 34 derajat Celsius.
“Sementara tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 51 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 28 kilometer per jam,” ujar, Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan.

Potensi hujan disertai petir yang terjadi hampir sepanjang hari ini perlu diantisipasi bersama, terutama di wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan genangan. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
“Mengingatkan kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan petir terjadi. Kami mengimbau warga tetap memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan segera melapor ke pihak terkait apabila terjadi kondisi darurat,” tambahnya.
BPBD Jawa Timur bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di berbagai daerah. [Red]






