JAWA TIMUR (Awalan.id) – Wilayah Jawa Timur diprakirakan mengalami cuaca ekstrem sepanjang Sabtu 28 Februari 2026. Berdasarkan rilis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, kondisi berawan tebal disertai potensi hujan petir diperkirakan terjadi sejak pagi hingga sore hari.
Memasuki malam, hujan diprediksi masih turun dengan intensitas ringan, kemudian meningkat menjadi hujan sedang pada dini hari. Suhu udara berkisar antara 13 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 60–100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5–37 kilometer per jam.
Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

“Dengan potensi hujan petir yang terjadi hampir sepanjang hari, masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat terjadi hujan disertai angin kencang. BPBD Jawa Timur meminta masyarakat segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan kondisi darurat kebencanaan.
“Sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan diharapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, namun kewaspadaan tetap diperlukan guna meminimalkan risiko korban maupun kerugian material,” tegasnya. [Red]






