Header Menu Detik Style

Prakiraan Cuaca Jawa Timur 26 Februari 2026 : Seharian Berpotensi Hujan Petir

Caption : Ilustrasi hujan petir.

JAWA TIMUR (Awalan.id) – Masyarakat di wilayah Jawa Timur diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Rabu, 26 Februari 2026. Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, sebagian besar wilayah Jawa Timur berpeluang diguyur hujan disertai petir sejak pagi hingga dini hari.

Pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan dengan peluang terjadi hujan petir. Kondisi serupa masih berpotensi berlangsung pada siang hingga sore hari. Memasuki malam, cuaca diprediksi berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan ringan. Sementara pada dini hari, hujan petir kembali berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 14 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 62 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5 hingga 36 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir lokal, pohon tumbang, maupun sambaran petir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang dan sore hari ketika potensi hujan petir cukup tinggi. Pastikan saluran air di lingkungan sekitar tetap bersih untuk meminimalisir risiko genangan,” ujarnya.

BPBD Jawa Timur juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar terus memantau informasi cuaca terkini dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat. Dengan potensi hujan yang merata sepanjang hari, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas.

“Serta mempersiapkan perlengkapan seperti jas hujan atau payung guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD sebagai rujukan utama kondisi cuaca terkini,” tegasnya. [Red]

Tags :

Menarik Lainnya