JAWA TIMUR (Awalan.id) — Cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada, Jumat 20 Februari 2026 diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal disertai potensi hujan petir hampir sepanjang hari. Prakiraan tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda.
Pada pagi hari, cuaca diperkirakan berawan tebal dengan peluang hujan petir. Kondisi serupa diprediksi berlanjut pada siang hingga sore hari, di mana hujan petir masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan tetap berawan tebal namun intensitas hujan menurun menjadi hujan ringan.
Situasi ini diperkirakan berlanjut hingga dini hari. BMKG juga mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi yakni 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 48 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
“Kondisi cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan genangan air, banjir lokal, tanah longsor di daerah rawan, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Masyarakat diharapkan menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan petir, memastikan saluran air tetap bersih, serta memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi,” ujarnya.
BPBD Jawa Timur juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu siaga dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat. Dengan prakiraan cuaca yang cenderung ekstrem sepanjang hari, aktivitas luar ruang diimbau dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi keselamatan bersama. [Red]






