JAWA TIMUR (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur masih berpotensi mengalami hujan disertai petir pada Senin, 19 Januari 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca, pada pagi hingga siang dan sore hari, kondisi cuaca diprediksi cerah berawan namun berpeluang terjadi hujan petir. Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan berawan tebal dengan potensi hujan petir, sementara pada dini hari kondisi berawan dengan peluang hujan ringan.
BMKG Juanda juga mencatat suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 14 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi antara 65 hingga 100 persen. Arah angin didominasi dari Barat Laut dengan kecepatan mencapai 5 hingga 46 kilometer per jam.

Menanggapi kondisi tersebut, Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
“Potensi hujan petir masih cukup tinggi, sehingga masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, angin kencang, dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk terjadi.
“Jika terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, sebaiknya masyarakat segera mencari tempat aman dan tidak berteduh di bawah pohon atau baliho,” pungkasnya. [Red]






