Header Menu Detik Style

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Remaja di Jalan Gajah Mada Mojokerto Saat Patroli Ramadhan1

Caption : Enam orang pelajar diamankan saat diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Mojokerto (awalan.id) – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan terus dilakukan jajaran Polres Mojokerto Kota. Salah satunya melalui patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar secara intensif menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Dalam patroli tersebut, petugas berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan dilakukan oleh sekelompok remaja di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto. Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polri terkait adanya sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan keributan di jalan raya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas patroli Siaga Cipkon Harkamtibmas Polres Mojokerto Kota langsung menuju lokasi kejadian. Patroli dipimpin oleh IPDA I Made P selaku Piket Pamapta bersama anggota lainnya. Sekitar pukul 03.08 WIB, petugas tiba di depan Pos Benteng, Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto.

Di lokasi tersebut, polisi mendapati dua kelompok remaja yang sebelumnya saling memotong kendaraan roda dua di jalan raya hingga akhirnya berhenti dan diduga hendak terlibat perkelahian.
Namun sebelum tawuran terjadi, anggota patroli dengan sigap langsung mengamankan situasi.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan enam orang remaja beserta sepeda motor yang mereka gunakan. Berdasarkan pemeriksaan awal, keenam remaja tersebut juga diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol. Mereka dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta penanganan tindak pidana ringan (tipiring).

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus komitmen menjaga situasi kamtibmas selama Ramadhan. Patroli Cipkon terus diintensifkan selama Bulan Suci Ramadhan.

“Hal ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya, khususnya pada jam-jam rawan. Terbukti pada, Minggu (8/3/2026) dini hari tadi, ada enam orang pelajar yang diamankan,” ungkapnya.

AKBP Herdiawan mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110. Ia juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadhan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Mojokerto tetap aman, nyaman dan kondusif sehingga ibadah Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk,” pungkasnya.

Polres Mojokerto Kota menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum selama bulan suci Ramadhan. [tin]

Tags :

Menarik Lainnya