MOJOKERTO (Awalan.id) – Pohon tumbang menutup akses jalan penghubung antara Desa Jembul dan Desa Manting, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (20/1/2026) petang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB tersebut sempat menghambat aktivitas warga dari kedua desa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, menjelaskan pohon yang tumbang berada di tepi tebing pinggir jalan. Diduga, akar pohon tidak mampu menahan beban tanah saat hujan sehingga menyebabkan pohon roboh.
“Pohon tumbang karena berada di pinggir tebing dan akarnya tidak kuat menahan kondisi tanah saat hujan. Akibatnya pohon roboh dan menutup akses jalan penghubung Desa Jembul dan Desa Manting,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pohon dengan diameter sekitar 20 sentimeter tersebut tumbang melintang di badan jalan. Meski demikian, material tanah yang ikut terbawa tidak terlalu banyak dan tidak sampai menutup jalan secara keseluruhan.
“Yang menutup akses jalan lebih banyak dahan dan ranting pohon. Material tanah hanya sedikit dan berada di pinggir jalan,” jelasnya.

Beruntung, berkat kesiapsiagaan warga bersama petugas terkait, pohon tumbang berhasil dievakuasi dalam waktu singkat. Akses jalan penghubung dua desa tersebut kini sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan dan masyarakat.
BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung hingga akhir Februari 2026.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah lereng pegunungan seperti Jatirejo, Trawas, dan Pacet, agar lebih waspada terhadap potensi bencana seperti longsor, pohon tumbang, dan angin kencang,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem. [Mia]






