Header Menu Detik Style

Misteri Potongan Tubuh di Pacet Terungkap, Pacar Jadi Pelaku Mutilasi

Caption : Penyisiran potongan tubuh manusia di jurang Jalan Turunan AMD Sendi, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Awalan.id) – Misteri potongan tubuh manusia yang ditemukan berserakan di jurang Jalan Turunan AMD Sendi, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto akhirnya terungkap. Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi korban Tiara Angelina Saraswati (25).

Pelaku ternyata pacar korban sendiri, Alvi Maulana (24), warga Dusun Aek Paing Tengah, Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Ia ditangkap di tempat kosnya di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, setelah polisi berhasil mengidentifikasi identitas korban.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan proses pengungkapan kasus ini dimulai dari penyisiran tim gabungan bersama relawan di lokasi kejadian. Meski kondisi medan sangat curam, petugas berhasil menemukan 62 potongan tubuh, terdiri dari 61 potongan dan satu pergelangan kaki kiri.

Pencarian kemudian dilanjutkan dengan bantuan anjing pelacak (K-9) milik Polri. Dari hasil kerja K-9, polisi menemukan pergelangan tangan korban yang menjadi kunci identifikasi. Dari situlah dipastikan korban adalah Tiara, perempuan kelahiran Pacitan yang keluarganya tinggal di Lamongan. Setelah lulus kuliah Strata 1, korban diketahui menetap di Surabaya.

“Setelah identitas korban diketahui, kami langsung melakukan profiling dan mendatangi pihak keluarga. Dari informasi keluarga, kami mengantongi identitas pacar korban yang kemudian menjadi petunjuk penting hingga berhasil mengamankan pelaku,” terangnya.

Seluruh potongan tubuh korban saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Porong, Kabupaten Sidoarjo untuk keperluan uji forensik. Sementara itu, pelaku Alvi Maulana kini mendekam di sel tahanan Polres Mojokerto guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendalami motif di balik aksi pembunuhan dan mutilasi sadis tersebut.

Sebelumnya, warga Pacet digemparkan dengan penemuan potongan kaki kiri manusia di dasar jurang sedalam lima meter. Tak jauh dari lokasi, warga juga menemukan bagian tubuh lain berupa potongan daging dan rambut yang tercecer sekitar 50 meter dari titik awal. [Mia]

Tags :

Menarik Lainnya