Mojokerto (Awalan.id) – Dua pemuda asal Jombang yang tengah memancing di lokasi bekas galian di Dusun Mojojejer, Desa Pesangrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto harus dievakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten bersama warga dan relawan pada, Rabu (19/11/2025).
Keduanya, Muhammad Rozaki dan Bagas Saputra terjebak banjir luapan sungai di sekitar lokasi. Keduanya diketahui menuju lokasi yang belakangan viral di TikTok karena dianggap memiliki pemandangan menarik dan banyak ikan. Mereka berangkat sekitar pukul 15.00 WIB.
Keduanya berangkat mengendarai sepeda motor dari tempat kosnya di Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Untuk menuju kubangan bekas galian tersebut, mereka harus menyeberangi sungai yang biasa bisa dilewati warga, bahkan oleh sepeda motor, ketika debit air normal.
Namun sekitar pukul 16.00 WIB hujan turun deras. Mereka tak menyangka sungai yang menjadi satu-satunya akses umum ke lokasi mancing itu tiba-tiba meluap. Ketika hendak pulang sekitar pukul 17.00 WIB, arus sungai sudah terlalu deras untuk diseberangi.
Sebenarnya terdapat akses alternatif berupa jalan setapak yang hanya diketahui warga sekitar. Namun jalurnya tertutup semak belukar sehingga sulit terlihat oleh orang luar. Kebingungan dan panik, keduanya akhirnya menghubungi layanan darurat 112.
Posisi keduanya sebenarnya berada di daratan di antara sungai dan kubangan bekas galian, bukan terjebak di tengah arus. Sungai tersebut memiliki lebar sekitar 15 meter dan berada di kawasan berkontur pegunungan yang rawan luapan ketika hujan deras.

Proses evakuasi dilakukan melalui jalur alternatif yang melewati area kubangan dengan ketinggian air sepaha orang dewasa. Warga dan relawan menjemput keduanya dan membawa mereka ke pemukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi. Evakuasi selesai sekitar pukul 19.30 WIB.
Di sana mereka diberi makanan dan logistik sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan puskesmas. Hasil pemeriksaan memastikan keduanya dalam kondisi baik. Sepeda motor milik korban masih ditinggalkan di lokasi dan rencananya akan diambil keesokan paginya.
Sementara itu, ikan hasil pancingan mereka tak sempat dibawa pulang. Setelah dinyatakan sehat, keduanya diantar ke tempat kosnya. Evakuasi melibatkan potensi relawan seperti FPRB, PMI, Damkar dan warga sekitar.
“Alhamdulillah pada malam ini kami bersama relawan FPRB, PMI, Damkar, dan unsur lain berhasil mengevakuasi dua warga Jombang yang terjebak banjir. Keduanya dalam keadaan sehat wal afiat,”ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin.
Masih kata Rinaldi, keduanya diantar ke tempat kosnya untuk memastikan keadaan keduanya baik-baik saja. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan proses evakuasi kedua pemuda asal Jombang tersebut. [Mia]






