Mojokerto (Awalan.id) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat di Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi dalam periode 11 hingga 20 Desember 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto, saat ini telah memasuki musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, intensitas cuaca ekstrem diperkirakan meningkat dan berpotensi berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
“Wilayah Mojokerto masuk dalam daerah yang perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang,” katanya, Jumat (13/12/2025).
Menurutnya, peningkatan cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh adanya Bibit Siklon Tropis 935 yang terdeteksi di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski tidak berdampak langsung, sistem ini memicu suplai uap air dan dinamika atmosfer yang memperkuat pembentukan awan hujan di Jawa Timur.

“Selain itu, fenomena gelombang atmosfer Low, Kelvin, dan Rossby yang melintas wilayah Jawa Timur, ditambah suhu muka laut Selat Madura yang masih hangat serta kondisi atmosfer yang labil dan lembap, turut mendukung terbentuknya awan konvektif penyebab hujan lebat. Wilayah dengan topografi curam atau perbukitan di Mojokerto perlu lebih waspada,” katanya.
Yakni terhadap potensi longsor, banjir bandang, jalan licin, hingga berkurangnya jarak pandang. BMKG Juanda mengimbau masyarakat Mojokerto untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui radar cuaca WOFI dan informasi peringatan dini yang disampaikan secara berkala.
“Masyarakat juga diminta mengantisipasi perubahan cuaca mendadak, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kami mengajak seluruh masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tidak mengabaikan peringatan dini cuaca yang kami sampaikan,” pungkasnya. [Mia]






