Header Menu Detik Style

Dorong Hemat Energi dan Lingkungan Bersih, Pemkot Mojokerto Hidupkan Kembali Tradisi Gowes ASN

Caption : Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat gowes.

MOJOKERTO (Awalan.id) — Upaya efisiensi energi yang digaungkan pemerintah pusat pasca kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat respons kreatif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Tak sekadar mengurangi aktivitas perjalanan dinas, pemkot justru mengajak ASN membudayakan gaya hidup ramah lingkungan melalui gerakan gowes dan kerja bakti setiap hari Jumat.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Menurutnya, efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) tidak harus bergantung sepenuhnya pada sistem kerja dari rumah, tetapi bisa dilakukan dengan langkah sederhana yang berdampak nyata.

“Kalau tujuannya penghematan BBM sampai 20 persen, maka kita bisa lakukan langsung dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Setiap hari Jumat, seluruh ASN Pemkot Mojokerto saya instruksikan gowes,” ujar Ning Ita (sapaan akrab, red), Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, gerakan tersebut juga selaras dengan program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif instansi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Tak hanya bersepeda, para ASN nantinya juga akan turun langsung ke lingkungan warga untuk melaksanakan kerja bakti.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Menurutnya, program serupa pernah dijalankan pada periode kepemimpinan sebelumnya dan mendapat respons positif.

Kini, gerakan tersebut dihidupkan kembali dengan konsep yang lebih terintegrasi, termasuk memberikan keleluasaan bagi ASN mengenakan pakaian yang lebih fleksibel agar mendukung aktivitas fisik di lapangan. Dengan langkah ini, Pemkot Mojokerto berharap tercipta budaya kerja baru yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik.

Tetapi juga pada efisiensi energi, pengurangan emisi, serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan secara berkelanjutan. [Mia]

Tags :

Menarik Lainnya