Mojokerto (Beritajatim.com)– Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto terus mematangkan persiapan menjelang puncak peringatan HPN Tahun 2026. Pemantapan tersebut dibahas dalam rapat panitia yang digelar di Sekretariat PWI Mojokerto, Jalan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Rapat dipimpin langsung Ketua Panitia HPN 2026, Yunan Muzaki dan dihadiri Ketua PWI Mojokerto Aminuddin Ilham bersama seluruh anggota panitia HPN 2026. Dalam pertemuan itu, panitia fokus membahas konsep hingga teknis pelaksanaan acara puncak agar berjalan lancar dan khidmat.
Dari hasil rapat disepakati, puncak peringatan HPN PWI Mojokerto akan dilaksanakan pada, Senin (9/2/2026). Acara akan dikemas secara sederhana dan tidak terlalu formal, namun tetap melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik dari Kota maupun Kabupaten Mojokerto.

Ketua Panitia HPN 2026, Yunan Muzaki mengatakan, konsep acara tahun ini disesuaikan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan sehingga nuansa religius akan menjadi warna utama dalam puncak peringatan HPN 2026. “Kami sepakat menghadirkan nuansa keagamaan dalam puncak acara menampilkan grup sholawat Al-Banjari,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Sementara itu, Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham mengapresiasi kinerja panitia yang dinilai berhasil menjalankan rangkaian kegiatan HPN 2026 dengan baik. Ia berharap puncak HPN 2026 mendatang dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat.
“HPN bukan hanya peringatan seremonial, tetapi juga ruang untuk memperkuat kolaborasi pers dengan semua elemen,” tambahnya.
Diketahui, dalam rangkaian peringatan HPN Tahun 2026, PWI Mojokerto telah menggelar berbagai kegiatan sosial dan edukatif. Diantaranya santunan anak yatim piatu di Yayasan Yaizra, pelatihan jurnalistik, serta Turnamen Futsal Tingkat Pelajar se-Mojokerto Raya dengan total hadiah Rp7.750.000. [Mia]






