JAWA TIMUR (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Minggu, 18 Januari 2026, didominasi awan tebal dengan potensi hujan disertai petir yang dapat terjadi hampir sepanjang hari.
Berdasarkan data BMKG Juanda, pada pagi hari cuaca diprakirakan berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan petir. Kondisi serupa diperkirakan berlanjut pada siang hingga sore hari, serta malam hari. Sementara pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 14 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 65 hingga 100 persen. Adapun angin bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 38 kilometer per jam.

Menanggapi prakiraan tersebut, Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan petir yang berpotensi terjadi sepanjang hari.
“Dengan potensi hujan petir yang berlangsung dari pagi hingga malam, masyarakat perlu waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, serta pohon tumbang,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Ia juga mengingatkan warga yang beraktivitas di luar ruangan agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan disertai petir dan angin kencang. Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.
“Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda aktivitas di luar rumah saat hujan petir berlangsung. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. [Red]






