MALANG (Awalan.id) – Perum BULOG Kantor Cabang Malang mulai melakukan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada awal tahun 2026. Penyerapan perdana ini dilakukan di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, dengan total kuantum mencapai 15.540 kilogram.
Pemimpin Cabang BULOG Malang, M Nurjuliansyah Rachman mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk gerak cepat BULOG dalam menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian terkait optimalisasi penyerapan gabah petani. Selain itu, penyerapan ini bertujuan menjaga agar harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
“Ini merupakan penyerapan gabah perdana di tahun 2026 yang kami lakukan langsung di tingkat petani. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BULOG Malang dalam menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, penyerapan gabah tersebut juga merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Seluruh Pemimpin Wilayah BULOG terkait serapan gabah, beras, dan hilirisasi yang digelar di Jakarta pada, Senin (12/1/2026). Pada tahun 2026, BULOG Malang menargetkan penyerapan gabah dan beras sebesar 76.079 ton.
“Untuk mencapai target tersebut, BULOG terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor. Kami optimistis target penyerapan dapat tercapai dengan memperkuat koordinasi bersama Dinas Pertanian, TNI, serta instansi terkait lainnya, guna memaksimalkan potensi panen sepanjang tahun 2026,” tambahnya.
Melalui langkah ini, BULOG Malang menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah petani, menjaga stabilitas harga gabah, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta mendukung ketahanan pangan nasional. [Mia]






