Header Menu Detik Style

Arus Balik Nataru, 4,8 Juta Kendaraan Lintasi Tol ASTRA Infra hingga 3 Januari 2026

Caption : Gerbang Tol Mojokerto Barat.

Mojokerto (Awalan.id) – Volume lalu lintas pada periode puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terpantau mengalami peningkatan signifikan. Hingga sembilan hari setelah Hari Raya Natal dan dua hari pasca Tahun Baru 2026, sebanyak 4,8 juta kendaraan tercatat melintasi tiga ruas tol yang dikelola ASTRA Infra.

Head of Operations Management, IT & EHS ASTRA Infra, Zanuar Firmanto, mengatakan peningkatan volume lalu lintas tersebut merupakan bagian dari pola arus balik masyarakat setelah libur panjang akhir tahun. “Berdasarkan data kami, pergerakan kendaraan pada arus balik Nataru tahun ini cukup tinggi,” ungkapnya, Senin (5/1/2026).

Hingga 3 Januari 2026, total 4,8 juta kendaraan telah melintasi tiga ruas tol ASTRA Infra. Yakni Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto. Secara khusus di ruas Tol Jombang–Mojokerto, ASTRA Infra mencatat sekitar 39 ribu kendaraan melintas dalam satu hari.

Angka ini meningkat sekitar 46,85 persen dibandingkan lalu lintas harian normal, meski masih lebih rendah sekitar 3,64 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Sementara itu, pada H+8 Hari Raya Natal, atau Sabtu (3/1/2026), tercatat 46.482 kendaraan melintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 35 persen dibandingkan lalu lintas harian normal. Zanuar menegaskan, ASTRA Infra terus mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan arus balik dengan matang, terutama memastikan kecukupan bahan bakar atau daya baterai kendaraan sebelum memasuki jalan tol.

“Langkah ini penting untuk mengurangi kepadatan di rest area, khususnya di tengah periode arus balik Nataru yang masih berlangsung. Selain itu, pengguna jalan juga diminta untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan menjaga jarak aman antar kendaraan demi keselamatan bersama,” katanya.

Apabila rest area dalam kondisi penuh, pengguna jalan diimbau tidak berhenti di bahu jalan tol kecuali dalam keadaan darurat. Pengguna jalan dapat memanfaatkan fasilitas di luar ruas tol ASTRA Infra. Nantinya, pengemudi dapat kembali masuk ke jalan tol tanpa dikenakan tarif tambahan karena kami menerapkan sistem pembayaran tertutup.

Mengantisipasi kondisi cuaca hujan yang berpotensi terjadi selama arus balik, ASTRA Infra juga mengingatkan pengemudi untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan maksimal 70 km/jam guna menghindari risiko aquaplaning.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas kami. Dengan perencanaan perjalanan yang baik dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kami berharap arus balik Nataru dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. [Mia]

Tags :

Menarik Lainnya