Header Menu Detik Style

Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto–Surabaya 2025 Hadir dengan Rute Baru Berzona Sejarah

Caption : Rute baru GMS Tahun 2025.

Mojokerto (Awalan.id) – Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto–Surabaya tahun 2025 kembali digelar dengan format yang lebih segar melalui penataan ulang rute dan pengalaman peserta. Tahun ini, rute sepanjang kurang lebih 55 kilometer dibagi menjadi lima zona tematik sejarah yang dirancang untuk memberikan pengalaman napak tilas perjuangan bangsa.

Kegiatan tahunan yang menjadi ikon peringatan Hari Pahlawan itu mengusung tema ‘Perjalanan Waktu Menuju Gerbang Baru Nusantara’. Para peserta akan memulai perjalanan dari Lapangan Surodinawan, Kota Mojokerto, dan finish di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya.

Penyelenggara menjelaskan bahwa pembagian rute menjadi lima zona Era Majapahit, Pra-Kemerdekaan, Episentrum Kemerdekaan, Pasca-Kemerdekaan, dan Gerbang Baru Nusantara ditujukan agar peserta merasakan perjalanan sejarah melalui pemandangan, atraksi budaya, hingga kegiatan edukatif sepanjang lintasan.

Selain unsur sejarah, gelaran tahun ini juga dipadukan dengan konsep sport tourism. Di sejumlah titik, peserta akan disambut penampilan seni budaya, stan UMKM lokal, hingga panggung rakyat yang menampilkan potensi wilayah yang dilewati. Format tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sepanjang rute Mojokerto–Sidoarjo–Surabaya.

Untuk meningkatkan ketertiban dan penilaian peserta, panitia menerapkan sistem digital dengan GPS tracking. Peserta juga akan mendapatkan tantangan bertema perjuangan melalui mekanisme gamifikasi yang membuat ajang ini lebih interaktif dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pendaftaran peserta dibuka secara daring dan luring.

Termasuk di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur dan Dispora Kota Mojokerto. Panitia menargetkan ribuan peserta dari berbagai daerah, termasuk kategori beregu dan perorangan. Sementara itu, jajaran kepolisian dan dinas perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas demi kelancaran kegiatan.

Sejumlah titik di Kota Mojokerto, terutama di sekitar area start, akan dilakukan penutupan dan pengalihan mulai pukul 11.00 WIB pada hari pelaksanaan. Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto–Surabaya sendiri merupakan ajang tradisi yang telah berlangsung sejak akhir 1950-an, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Termasuk jejak pasukan Hizbullah yang dahulu bergerak dari Mojokerto menuju Surabaya dalam rangka mempertahankan kemerdekaan. Hingga kini, kegiatan ini menjadi simbol solidaritas dan semangat persatuan yang melintasi generasi. [Mia]

 

Tags :

Menarik Lainnya