PT TPI Gandeng BLK Mojokerto, 48 Peserta Pelatihan Dibekali Keterampilan Siap Kerja

MOJOKERTO (Awalan.id) – PT Tirta Prima Indonesia (TPI) menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja menghadapi kebutuhan dunia industri. Sebanyak 48 peserta pelatihan Batch V mendapat pembekalan langsung dari tim perusahaan, mulai dari teknik melamar pekerjaan hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Pembekalan yang digelar pada 27 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia industri dan lembaga pelatihan kerja dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Dalam kegiatan tersebut, tim Human Resources (HR) PT Tirta Prima Indonesia memberikan materi seputar pengenalan budaya kerja industri.

Selain itu, juga penyusunan curriculum vitae (CV), teknik menghadapi wawancara kerja, hingga pengenalan potensi diri. Tak hanya soal persiapan mencari pekerjaan, peserta juga mendapatkan edukasi keselamatan kerja dari tim Safety, Health and Environment (SHE) TPI. Materi yang diberikan meliputi penerapan budaya K3 serta pengenalan dan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Direktur PT Tirta Prima Indonesia, Tizar Rachmadi mengatakan, kolaborasi dengan BLK Mojokerto merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. “Kepada para peserta dan alumni BLK Mojokerto, saya juga berharap semangat pejuang terus dibawa ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Pihaknya berharap, BLK dan industri di Mojokerto bisa terus berpartisipasi dan bersama-sama membuat Indonesia lebih baik lagi. Selain memberikan pembekalan, TPI juga menyerahkan bantuan sejumlah peralatan praktik kepada BLK Mojokerto. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman praktik yang lebih optimal bagi peserta pelatihan.

Komitmen kolaborasi tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto, S.T., M.M., dan Direktur PT Tirta Prima Indonesia Tizar Rachmadi. Kerja sama itu mencakup tiga bidang utama, yakni program industri mengajar, hibah peralatan praktik pelatihan, serta kunjungan industri.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto, S.T., M.M menegaskan, kesiapan memasuki dunia kerja tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis. Kemampuan berkomunikasi, beradaptasi dengan budaya perusahaan, serta memahami keselamatan kerja juga menjadi bekal penting bagi calon tenaga kerja.

“Kolaborasi dengan dunia industri seperti TPI membantu peserta mendapatkan gambaran yang lebih dekat dengan situasi nyata di tempat kerja,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga secara simbolis melepas peserta BLK Mojokerto yang telah menyelesaikan program peningkatan kompetensi dan pelatihan kerja. Sebagai informasi, PT Tirta Prima Indonesia merupakan anak perusahaan PT Multi Bintang Indonesia Tbk yang memproduksi minuman ringan, termasuk Green Sands dan BINTANG 0.0.

Perusahaan ini telah mengoperasikan fasilitas produksi di Kabupaten Mojokerto sejak 2017. Melalui kerja sama tersebut, TPI dan BLK Mojokerto berharap pembelajaran berbasis kebutuhan industri semakin berkembang. Dengan begitu, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental, sikap profesional, dan pemahaman keselamatan kerja saat memasuki dunia industri.

Penandatanganan MoU disaksikan Kepala UPT BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.STP., M.A., bersama jajaran Dinas Tenaga Kerja dan peserta pelatihan. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar