Kapten PSMP Sampaikan Permintaan Maaf, Suporter Tetap Beri Dukungan Usai Gagal Lolos 32 Besar

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kapten PS Mojokerto Putra (PSMP), Vikrian Akbar menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh suporter setelah timnya gagal melangkah ke babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026.

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, @vikrianakbarr setelah PSMP dipastikan tersingkir dari kompetisi. Dalam unggahan itu, Vikrian mengungkapkan rasa kecewa sekaligus refleksi atas perjuangan yang telah dijalani tim sepanjang putaran nasional.

Menurut pemain bernomor punggung 8 tersebut, setiap rencana dan kerja keras yang telah dilakukan tidak selalu menghasilkan hasil sesuai harapan. Ia menilai ada banyak hal yang berada di luar kendali manusia dalam sebuah perjalanan.

“Dan ya, begitulah cara semesta bekerja. Mungkin, kita sudah sepantasnya berencana, dan mungkin juga sekerasnya berupaya. Tapi, hal yang kita kira sangat sederhana, bisa sangat mudah dipatahkan oleh rumitnya semesta,” tulis Vikrian dalam unggahannya.

Meski harus menerima kenyataan gagal melaju ke fase berikutnya, Vikrian menegaskan bahwa perjuangan tidak boleh berhenti. Baginya, setiap kegagalan merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

“Semesta bukanlah sosok antagonis segalanya, ia hanya ingin melihat bagaimana kita tak berhenti mencoba dan tak hilang arah,” lanjutnya.

Pada bagian akhir unggahan, Vikrian menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Laskar Majapahit. Ia juga meminta maaf karena belum mampu membawa tim memenuhi harapan suporter.

“Mohon maaf dan terima kasih semuanya, bukan cara perpisahan yang indah tapi inilah akhirnya,” tulisnya.

Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari suporter PSMP. Alih-alih melontarkan kritik, sejumlah pendukung justru memberikan apresiasi atas kerja keras para pemain selama kompetisi berlangsung.

“Top capt, samean idolaku,” tulis akun @panggilsaja.rizki.

Sementara akun @vidakaresta_seroja menuliskan dukungannya dengan kalimat, “Sumpah Palapa namamu abadi legend.”

PSMP sendiri harus mengubur mimpi melaju ke babak 32 besar setelah kalah 1-2 dari Celebest FC pada laga terakhir Grup K di Stadion Sriwedari, Surakarta, Sabtu (6/6/2026). Hasil tersebut membuat langkah tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto terhenti di putaran nasional.

Kegagalan ini menjadi catatan penting bagi manajemen dan tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi menyongsong kompetisi musim mendatang dengan persiapan yang lebih matang. [Mia/Red]