Header Menu Detik Style

Wamendag RI Lepas Ekspor di PT LNK Mojokerto

Caption : Wamendag RI Dyah Roro Esti Widya Putri saat pelepasan ekspor di PT LNK di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Awalan.id) – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Wamendag RI) Dyah Roro Esti Widya Putri melepas ekspor di PT Lautan Natural Krimerindo (LNK), Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Pelepasan ekspor ini dilakukan serentak di delapan daerah, Rabu (17/11/2025).

Pelepasan ekspor serentak di delapan daerah di Indonesia dengan mengusung tema ‘Sinergi Nusantara dari 8 Penjuru Menembus Pasar Dunia’ secara nasional dipimpin langsung oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. Selain Kabupaten Mojokerto, ada tujuh daerah lainnya.

Yakni Yogyakarta, Semarang (Jawa Tengah), Kepulauan Riau, Samarinda (Kalimantan Timur), Sulawesi Selatan, serta Kabupaten Badung, Bali. Adapun tujuan ekspor meliputi Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Mesir, Jepang, Montenegro, Guinea Khatulistiwa, Suriname, dan Korea Selatan.

Wamendag RI Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan, pelepasan ekspor serentak ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan ekspor nasional sekaligus memperluas akses pasar global bagi produk Indonesia. Pelepasan ekspor dilakukan serentak di delapan lokasi di berbagai provinsi yang melibatkan sejumlah perusahaan.

“Di Mojokerto, salah satunya melalui PT Lautan Natural Krimerindo dengan total nilai ekspor yang dilepas dalam kegiatan tersebut mencapai 5.025.000 dolar Amerika Serikat. Khusus PT LNK, produk yang diekspor pada pelepasan kali ini ditujukan ke Malaysia dengan produk krimer nabati, bubuk tinggi serat FiberCreme, bubuk kelapa, whip cream, serta produk pangan fungsional lainnya,” katanya.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) tidak hanya mendorong industri berskala besar, tetapi juga berkomitmen memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Saat ini, Kemendag memiliki jejaring perdagangan di 33 negara melalui misi dagang, Indonesia Promotion Center (IPC), serta kegiatan business matching yang rutin dilakukan.

“Kami juga terus memperluas perjanjian dagang dengan berbagai negara dan kawasan, seperti Amerika Latin, Peru, Kanada hingga Uni Eropa, dengan tujuan menekan tarif ekspor agar produk Indonesia semakin kompetitif. Kepada pelaku usaha di Jawa Timur agar bisa memanfaatkan layanan Ekspor Center Kemendag yang berada di Surabaya,” ujarnya.

Ekspor Center merupakan layanan yang disiapkan untuk memberikan pendampingan bagi perusahaan yang ingin menembus pasar ekspor. Ekspor Center bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk konsultasi dan pendampingan ekspor. Tak hanya di Surabaya, juga ada di beberapa daerah lain seperti Batam, Balikpapan, dan Makassar.

Kemendag RI berupaya agar tarif ekspor bisa ditekan bahkan hingga nol persen. Turut mendampingi Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, Iwan.

Sebagai informasi, PT Lautan Natural Krimerindo berdiri sejak 2010 dan mulai melakukan ekspor pada 2017. Perusahaan ini memproduksi berbagai bahan pangan (food ingredients), antara lain krimer nabati, bubuk tinggi serat FiberCreme, bubuk kelapa, whip cream, serta produk pangan fungsional lainnya. [Mia]

Tags :

Menarik Lainnya